Permainan Argentina Aneh dan Memalukan

Interbola - Berangkat menuju Piala Dunia 2018 Rusia dengan status sebagai salah satu tim favorit, Argentina justru kesulitan di fase grup. Bertanding melawan Kroasia di laga kedua mereka di Grup D, La Albiceleste dipaksa menyerah tiga gol tanpa balas.

Sebelumnya Argentina hanya bisa bermain imbang dengan Islandia, yang berarti sejauh ini mereka hanya mampu mengoleksi satu poin. Nasib Argentina pun bergantung pada tim lain dan pembuktian mereka di laga terakhir kontra Nigeria nanti.

Mantan pemain Argentina, Pablo Zabaleta pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dia menilai penampilan Argentina di laga melawan Kroasia jauh lebih buruh dari sebelumnya, hal yang jarang terjadi pada tim asuhan Jorge Sampaoli tersebut.

"Saya tidak pernah melihat penampilan seperti ini oleh Argentina. Sebelumnya tidak pernah. Terlihat rendahnya semangat mereka dan ini sangat aneh dilihat," ungkap Zabaleta di fourfourtwo.

Dikatakannya, saat ini rakyat Argentina pasti sangat marah pada Sampaoli dan skuatnya. Sebab publik Argentina sangat mendambakan gelar Piala Dunia.

"Rakyat di Argentina akan sangat marah sekarang. Anda mengharapkan hal lebih dari pemain-pemain itu. Rakyat sangat mendambakan Piala Dunia ini, dan mereka tidak akan menerima (kegagalan) ini."

Senada dengan Zabaleta, legenda Argentina lainnya, Mario Kempes juga tak habis pikir dengan penampilan skuat Argentina di laga tersebut. Bahkan dia menilai para pemain seharusnya malu pada dirinya sendiri.

"Performa ini sangat memalukan dan ucapan selamat tinggal semakin dekat seiring setiap pertandingan."

"Ketika semua berharap skuat bereaksi di pertandingan kedua, justru yang mengejutkan penampilan mereka jauh lebih buruk dari laga pertama," tandasnya.

 

Mourinho: Ronaldo Adalah Pemain Spesial

Interbola - Sebuah pujian dilayangkan Jose Mourinho kepada Cristiano Ronaldo. Pelatih Manchester United menilai Kapten Portugal itu merupakan pemain yang spesial.

Ronaldo merupakan pemain kunci Timnas Portugal di Piala Dunia 2018. Ia diharapkan mampu membawa Seleccao menjadi juara di turnamen akbar ini setelah ia membuat Timnas Portugal meraih juara Euro 2016 yang lalu.

Pada laga pembuka Timnas Portugal melawan Spanyol dini hari tadi, Ronaldo kembali menampakan sinarnya. Ia sukses membawa Portugal mengimbangi Spanyol dengan skor 3-3 berkat hattrick yang ia buat ke gawang David De Gea.

Mourinho sendiri tidak sungkan memuji Ronaldo sebagai pemain yang spesial. "Apa yang dia lakukan benar-benar luar biasa," ujar Mourinho kepada RT Sports.
 
Mourinho menyebut Ronaldo memang ditakdirkan sebagai pemain spesial yang bisa membuat perbedaan di saat-saat krusial.

"Ada pemain yang bermain di beberapa pertandingan. Ada pemain yang bermain di setiap pertandingan, dan ada pemain yang membuat perbedaan di pertandingan yang spesial."

"Dan pemain yang membuat perbedaan di pertandingan yang spesial adalah dirinya [Ronaldo]." tandas pelatih asal Portugal tersebut.
 
Jose Mourinho sendiri dikabarkan berada di Sochi tadi malam. Ia disebut menonton langsung pertandingan antara Spanyol dan Timnas Portugal tersebut.

Mourinho sendiri kabarnya datang ke Rusia membawa misi khusus. Ia mengamati sejumlah pemain yang ia incar secara langsung, termasuk Ronaldo.
Ronaldo sendiri disebut menjadi target transfer setan merah. Ia dikabarkan siap kembali ke Old Trafford setelah ia mengindikasikan bahwa sudah selesai di Real Madrid sesuai final Liga Champions 2018 kemarin.
 
Ronaldo sendiri memecahkan sejumlah rekor usai membobol gawang Spanyol tadi malam. Salah satunya adalah ia menjadi pemain pertama yang selalu mencetak gol di 8 turnamen internasional, semenjak Euro 2004 yang lalu.

Kalahkan Tunisia, Southgate: Semua Pemain Inggris Brillian!

Interbola - Pelatih Timnas InggrisGareth Southgate memberikan pujian kepada skuatnya usai menumbangkan Tunisia dini hari tadi. Southgate menilai semua pemainnya bermain dengan sangat baik, sehingga tidak ada pemain yang paling menonjol pada laga tersebut.

Inggris berhasil mencatatkan start sempurna di Piala Dunia 2018. Mereka menumbangkan wakil Afrika, Tunisia dengan skor tipis 2-1.

Harry Kane yang ditunjuk menjadi kapten oleh Southgate tampil dominan di pertandingan tersebut. Ia berhasil memborong semua gol Inggris sehingga mereka meraih 3 poin di Volvogard Arena dini hari tadi.

Meski Kane tampil hebat, namun Southgate menyebut seluruh tim Inggris juga bermain hebat. "Saya rasa sulit untuk menyoroti performa individual hari ini," ujar Southgate kepada BBC Sport.

Southgate menilai kemenangan atas Tunisia ini merupakan buah dari kerja sama tim yang bermain tanpa kenal lelah.

"Kemenangan kami ini disebabkan karena permainan kolektif kami. TIm ini benar-benar brillian."

"Kami mengontrol jalannya pertandingan. Kami menekan mereka [Tunisia] dan mendominasi penguasaan bola."

Southgate juga menekankan bahwa kemenangan ini merupakan buah kerja keras timnya dalam beberapa Minggu terakhir.

"Kami berhasil menang hari dan bermain bagus bukan malam ini saja, tetapi dalam tiga minggu terakhir."

"Semua pemain kami bekerja keras dan mereka saling mendukung satu sama lain. Ini hasil dari kerja keras kami." tandas pelatih 47 tahun tersebut.

Timnas Inggris berpotensi lolos ke fase gugur Piala Dunia 2018 jika mereka mampu membungkam Panama di pertandingan kedua grup G yang dijadwalkan digelar pada hari Minggu (24/6) mendatang.

Kelas! Fans Jepang Banjir Pujian Karena Aksi Bersihkan Sampah Seusai Laga

Interbola - Fans timnas Jepang jelas memiliki banyak alasan untuk merayakan kemenangan mereka 2-1 atas Kolombia di laga pertama Grup H Piala Dunia 2018 Rusia. Kemenangan tersebut mengejutkan banyak pihak dan Jepang sukses mencatatkan sejarah.

Negeri sakura itu menjadi tim Asia pertama yang mampu meraih kemenangan dari tim Amerika Selatan di ajang Piala Dunia. Tetapi ternyata Jepang tidak hanya menang dalam hal sepak bola.

Betapa tidak, hampir seluruh fans samurai biru tidak langsung meninggalkan stadion setelah laga usai. Lupakan soal selebrasi berlebihan, fans jepang justru bersatu dan memunguti sampah yang berserakan.

Beberapa rekaman video yang beredar memperlihatkan fans jepang membawa kantong sendiri dan memunguti sampah. Tidak hanya di wilayah mereka, tetapi juga di wilayah fans Kolombia.

"Ini bukan hanya soal kultur sepak bola tetapi ini bagian kultur masyarakat Jepang," ujar jurnalis Scott McIntyre kepada BBC.

"Anda sering mendengar orang berkata sepak bola adalah refleksi kultur. Aspek penting di masyarakat Jepang adalah memastikan segalanya bersih dan itu berlaku di semua acara olah raga dan tentunya juga di sepak bola."

Tak perlu waktu lama, aksi fans Jepang itu mengundang banyak tanya dari fans-fans lain. Mereka tentu terkejut dengan kebiasaan fans Jepang tersebut, yang melakukannya dengan senyuman.

"Membersihkan (stadion) setelah pertandingan sepak bola adalah lanjutan dari perilaku dasar yang diajarkan di sekolah, saat para murid membersihkan ruang kelas mereka dan lorong sekolah," lanjut dia.

"Dengan terus diingatkan saat masa kecil, perilaku ini kemudian menjadi kebiasaan bagi hampir seluruh warga Jepang."

Lebih lanjut, aksi fans Jepang itu tentu langsung mendapat pujian dari banyak pihak. Mereka dinilai sudah mengambil langkah tepat dan memberi contoh pada seluruh dunia soal merawat planet, dan sepak bola adalah wadah yang sangat tepat untuk itu.

"Adakah tempat yang lebih baik untuk membuat pernyataan soal kebutuhan untuk bertanggung jawab pada planet daripada Piala Dunia," tanya dia.

"Saya rasa Piala Dunia indah karena menyatukan banyak negara dan banyak orang bersama dan mereka bisa belajar dan bertukar hal seperti ini (kebudayaan). Itulah keindahan sepak bola.

Belgia Pantas Jadi Salah Satu Favorit Juara Piala Dunia

Interbola - Senin (18/6) malam WIB besok Belgia akan memulai laga pertama mereka di Piala Dunia 2018 Rusia. Tim berjuluk The Red Devils itu akan menghadapi Panama sebagai laga pembuka Grup G.

Skuat Belgia saat ini dikenal dengan sebutan generasi emas karena terdiri dari beberapa pemain hebat seperti Eden Hazard, Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku dan Dries Mertens.

Walaupun demikian, Belgia hanya bisa mencapai perempat final di Piala Dunia 2014 dan Euro 2016. Mertens pun menilai di Piala Dunia kali ini Belgia harus melangkah lebih jauh dengan memberikan kemampuan terbaik mereka.

Status Belgia saat ini terbilang favorit kedua di Piala Dunia. Di bawah tim-tim kuat seperti Jerman, Brasil, Prancis dan Spanyol. Tetapi Mertens tak segan memuji kekuatan timnya yang layak sebagai favorit.

"Seluruh tim ingin melakukan lebih baik setelah Euro. Ada hasrat yang tinggi (untuk itu)," jelas mertens dikutip dari diario as.

"Semua pemain sangat berkonsentrasi dan semuanya sangat bersemangat. Kami tahu kekuatan tim kami."

Mertens pun menyoroti fakta bahwa skuat Belgia saat ini kurang lebih sudah pernah merasakan sulitnya Piala Dunia. Hal inilah yang bisa menjadi modal penting di Rusia kali ini.

"Jika ini adalah Piala Dunia pertama kami, saya akan berkata bahwa kami kurang pengalaman. Tetapi ini adalah penampilan ketiga kami di ajang besar dengan mayoritas tim yang sama."

"Hal itu membuat kami layak berkata bahwa kami adalah bagian dari tim favorit," pungkas penyerang Napoli itu.

 

Facebook Page